REVIEW

Root: Makna dan Pengertiannya

Dikdok   08 Jan 2018
Root: Makna dan Pengertiannya

Bagi kalian yang para pengguna Android, pastinya sudah tidak asing lagi dengan istilah “Root,” bukan? Ya, istilah tersebut biasa digunakan oleh orang-orang untuk menyebut perangkat Android yang sudah diutak-atik sistem operasinya. Namun, tahukan kalian, apakah arti dari Root yang sebenarnya?

Jika kalian merasa penasaran dan ingin mengetahuinya, maka kalian sudah berada di artikel yang tepat, lho! Pasalnya, Jurnal Apps kali ini akan membahas mengenai makna dari Root secara singkat untuk kalian semuanya. Tidak usah menunggu lebih lama lagi, marilah disimak penjelasannya secara bersama-sama!

Apakah Root itu?

Root sendiri merupakan sebuah istilah pada bahasa Inggris yang bila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti "Akar." Dalam pengertiannya pada sistem operasi Android, Root sendiri memiliki arti sebagai Akar atau Dasar dari sistem operasi Android. Dengan begitu, Root memiliki makna sebagai sebuah kendali dan akses penuh yang didapatkan oleh pengguna Android pada smartphone miliknya.

Secara lebih sederhana, Root juga bisa diartikan sebagai sebuah proses modifikasi terhadap sistem operasi Android sehingga pengguna memiliki akses tanpa batas di sistem operasi Android tersebut. Dengan memiliki akses tersebut, ini mengartikan bahwa pengguna dapat melakukan perubahan, baik menambah, menghapus, atau pun merusak elemen-elemen yang ada di dalam sistem operasi Android.

Root sendiri sebenarnya memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Sebagaimana yang sudah dibahas di atas, salah satu kelebihan utama dari smartphone yang sudah di-root bagi sang pengguna adalah akses penuh untuk memodifikasi Android yang sesuai dengan keinginannya, bahkan untuk melakukan modifikasi sistem yang tidak bisa dilakukan oleh pengguna biasa lainnya. Namun, dengan melakukan proses Root ini, maka seluruh garansi yang diberikan oleh Android akan menghilang, Kelebihan dan kekurangan Root lainnya akan dibahas secara lebih mendetil di artikel selanjutnya.

Jika ponsel Android kita sudah di-root, maka kita akan mendapatakan “superuser” yang mana akun administrator tersebut membuat kita sebagai pengguna Android dapat mengkustomisasi sistem yang tidak dapat dilakukan oleh user biasa lainnya.

Lalu, mana yang lebih baik? Root atau tidak?

Ini merupakan pertanyaan yang cukup banyak ditanyakan oleh para pengguna. Jadi, jika kalian cuma merupakan user biasa yang hanya menggunakan smartphone secara wajar dan tidak suka untuk mengutak-atiknya, maka kalian sebaiknya tidak perlu memikirkan cara untuk melakukan Root. Sebaliknya, jika kalian merasa cukup tertarik untuk mengetahui sistem operasi Android secara lebih mendalam, maka mencoba untuk melakukan Root mungkin merupakan sebuah pilihan yang tepat. Karena, dengan pengaturan yang tepat, maka melakukan rooting ini jadi bisa meningkatkan kinerja smartphone sehingga menjadi lebih maksimal. Yang lebih penting, untuk langkah minimalnya, kenalilah hal-hal dasar terlebih dahulu sebelum melakukan rooting agar smartphone kalian bisa terhindar dari berbagai masalah yang mungkin terjadi.

Artikel Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top