TIPS

Si Kecil Kecanduan Bermain Gadget? Begini Solusinya!

by Dwi K | 13 Nov 2017
Si Kecil Kecanduan Bermain Gadget? Begini Solusinya!

Dewasa ini, kita bisa melihat bahwa sangat banyak anak-anak yang sudah menggunakan gadget. Bahkan, mungkin sudah termasuk dalam taraf kecanduan gadget. Mereka akan meronta-ronta dan sampai menangis tersedu-sedu apabila sampai tidak diberikan gadget untuk mereka bisa bermain game atau pun menonton video di YouTube.

Dr Kristy Goodwin, yang merupakan seorang pakar perkembangan anak, pernah mengungkapkan, "Anak-anak sering kali melampaui kemampuan teknis orang tua. Bahkan, mereka sudah belajar mengoperasikan gadget-nya sebelum belajar memegang pensil, naik sepeda, dan mengikat tali sepatu."

Bermain mungkin tak akan selalu berdampak buruk, asalkan dilakukan dengan tepat dan sesuai dengan usia anak. Gadget pun bisa saja digunakan sebagai media belajar yang interaktif, alat untuk mengasah kreativitas, dan sarana hiburan yang bermanfaat.

Begitulah. Teknologi selalu akan bergerak semakin maju pada setiap saatnya. Jadi, tidak ada salahnya jika kita mempersiapkan anak-anak kita untuk belajar mengenal teknologi asalkan ada batasannya yang sudah disepakati bersama-sama.

Lantas, seperti apa saja batasan-batasan yang perlu diperhatikan?

Batas Waktu Bermain Gadget

Bentuklah kebiasaan yang sehat dengan memberikan batas waktu penggunaan gadget. Cukup 1 sampai 2 jam dalam sehari agar anak-anak bisa lebih banyak berinteraksi dan bermain, dibandingkan hanya berkutat dengan gadget saja.

Berikan ketegasan jika memang benar-benar diperlukan dengan mengunci gadget tersebut apabila sudah selesai waktunya, dan gunakanlah aplikasi penanda waktu agar bisa menerapkan pembatasan waktu penggunaan gadget dengan lebih ketat.

Hindari Penggunaan Gadget di Waktu-Waktu Tertentu

Hindarilah penggunaan gadget di waktu-waktu tertentu yang terbilang penting, seperti di saat tidur siang dan tidur malam. Karena, penggunaan gadget akan mengganggu jam tidur, dan anak-anak malah jadi tidak beristirahat.

Hal ini juga dapat mengganggu produksi melatonin tubuh sehingga sang anak akan merasa kesulitan untuk bisa tidur.

Orang tua juga haruslah bertindak sebagai contoh, panutan, atau pun role model di sini, karena anak-anak akan selalu mencontoh semua gerak-gerik yang dilakukan orang tua mereka.

Jangan Gunakan Gadget sebagai Imbalan

Dr Kristy Goodwin juga menyarankan agar bisa menghindari kebiasaan untuk menggunakan gadget sebagai imbalan atau pun suap. Sebab, kita tentunya menginginkan anak-anak untuk melihat teknologi sebagai alat, dan bukanlah sekedar mainan saja.

Ketika gagdet digunakan sesuai dengan fungsinya, bukan sebagai imbalan, suap, atau pun hadiah, maka anak-anak mungkin bakal membentuk semacam hubungan yang lebih sehat dengan teknologi.

Jika tidak, anak-anak mungkin akan melakukan segala cara untuk bisa mendapatkan gadet tersebut, sehingga hubungan anak dan gadget pun akan menjadi sebentuk hubungan yang kurang sehat.

Perbanyak Kegiataan Di Luar Ruangan

Imbangilah kegiatan anak-anak antara bermain dengan gadget dengan kegiatan outdoor, karena kegiatan outdoor seperti bermain secara random dan mengeksplorasi alam akan sangat penting dalam tumbuh kembang otak anak-anak.

Bahkan, kita mungkin bisa sedikit mengintegrasikan gadget dengan kegiatan outdoor, seperti bermain Pokemon Go bersama.

APLIKASI & GAME Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
ARTIKEL Terkini
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top