REVIEW

Rapture: World Conquest, Taklukkan Dunia di Genggamanmu dalam 5 Menit!

by Andy Chan | 13 Nov 2017
Rapture: World Conquest, Taklukkan Dunia di Genggamanmu dalam 5 Menit!

Kiamat sebentar lagi akan datang. Inilah waktunya bagi peradaban milikmu untuk bangkit dan mengalahkan seluruh peradaban lain. Hancurkanlah peradaban lain dengan menggunakan mukjizat serta bawa pasukanmu demi menuju kemenangan, dan akhirnya antarkanlah seluruh peradabanmu untuk menuju surga. Demikianlah konsep yang dibawakan oleh game strategi super cepat buatan Tundra Games yang berjudul Rapture: World Conquest.

Pada dasarnya, Rapture: World Conquest merupakan sebuah game strategi yang mirip dengan Civilization, dimana pemain bakal mengendalikan satu dari sekian banyak peradaban dalam usahanya untuk mendominasi dunia. Bedanya di sini, permainan tidak dijalankan secara turn-based, melainkan secara real-time, dan sistemnya pun benar-benar sudah disimplifikasi.

Tidak ada yang namanya riset teknologi, diplomasi, manajemen sumber daya, atau pun pembuatan pasukan dalam Rapture: World Conquest. Setiap wilayah memiliki angka yang menunjukkan kekuatan dari pasukan yang dimiliki oleh peradaban yang bersangkutan. Pemain hanyalah perlu menyuruh pasukan dari wilayah peradaban miliknya untuk menyerang wilayah milik peradaban lain untuk menguasainya, yang tentunya jika berhasil dalam menghabisi seluruh pasukan bertahan yang mereka miliki.

Penyerangan pun berlangsung sangat cepat. Pemain akan melihat bulatan-bulatan kecil yang merepresentasikan pasukan, menyerbu ke wilayah musuh, dan angka pun berkurang sampai pasukan kecil milik pemain habis yang bakal mengakibatkan kekalahan, atau pasukan bertahan milik lawan sampai habis dan bisa merebut wilayah mereka. Tidak hanya pasukan saja, pemain pun bisa menggunakan berbagai macam mukjizat untuk menghancurkan pasukan lawan. Ada Tornado, Gempa Bumi, Meteor, bahkan sampai Gunung Berapi yang bisa diaktifkan dengan menggunakan Mana. Hal ini akan terus berlanjut sampai pemain berhasil untuk menguasai dunia, atau wilayah peradaban pemain yang terakhir malah gagal bertahan dan disapu bersih dari muka Bumi, mengakibatkan game over. Pemain memiliki waktu selama 3000 tahun untuk menyelesaikan permainan, dimana kalau waktu sampai habis, maka yang memiliki skor tertinggilah yang bakal menang.

Ada sedikit sisi manajemen dari Rapture: World Conquest, yaitu pengaturan menyoal bagaimana pemain ingin memfokuskan kekuatan peradaban yang dimilikinya. Apakah ingin fokus pada kekuatan militer, atau fokus pada kekuatan doa yang menghasilkan lebih banyak Mana, juga bisa fokus pada Kapitalisme untuk menambah produksi, serta ilmu pengetahuan untuk mempercepat perkembangan zaman. Semua ini tinggal diaktifkan dengan menyentuh empat tombol yang ada di sisi kanan layar permainan.

Sementara itu, di sisi kiri layar permainan adalah beberapa tombol untuk melakukan boosting. Ini mengartikan bahwa permainan bisa dipermudah dengan cara membekukan peradaban lain untuk sementara waktu, melakukan Rewind, menambah produksi, dan sebagainya. Sayangnya, semua booster ini tidaklah gratis dan harus dibeli terlebih dahulu untuk bisa digunakan. Itu pun jumlahnya bakal terbatas.

Memang, 3000 tahun waktu permainan itu kedengarannya sangat lama. Namun, percayalah, Anda bisa menamatkan Rapture: World Conquest dalam waktu lima sampai dengan sepuluh menit saja. Ini karena permainannya benar-benar sangatlah cepat. Jadi, game ini juga bisa dinikmati dalam waktu singkat selama perjalanan atau pun untuk sekedar iseng di saat istirahat. Selain itu, pemain juga bisa berperang demi menguasai dunia melawan tiga orang pemain lain secara online.

Rapture: World Conquest memiliki tampilan yang cukup sederhana, dengan bola dunia yang bisa diputar seenaknya. Sayang, peperangan tidak tampak keren, hanyalah sekumpulan icon saja yang saling bertabrakan untuk menandakan pecahnya perang. Tapi, game-nya sendiri memiliki kustomisasi yang keren. Pemain bisa membeli bentuk bola dunia yang baru. Apakah ingin Bumi-nya berbentuk segiempat, berbentuk tabung, bahkan ingin Bumi datar atau pun Bumi berbentuk cakram juga bisa. Di samping itu, pemain juga bisa membeli negara baru untuk dimainkan, serta membeli backdrop yang lebih bagus. Game-nya sendiri dihiasi dengan lagu-lagu yang memiliki feel klasik, sehingga peperangan jadi terasa epik.

Asyiknya, Rapture: World Conquest benar-benar bisa dimainkan secara free-to-play, hanya sesekali saja dikeluarkannya iklan. Tidak ada gangguan sistem stamina, bahkan game-nya bisa dimainkan secara offline yang sekaligus juga bakal mematikan keberadaan iklan. Video iklan hanya akan tampil apabila pemain dengan sengaja menontonnya demi mendapatkan tambahan gold. Mikrotransaksi hadir dalam bentuk pembelian Gold saja. Jangan khawatir, gold bisa didapatkan dengan cara menyelesaikan satu sesi permainan, jadi tidak akan terlalu perlu untuk melakukan mikrotransaksi sama sekali.

Tundra Games berhasil menciptakan sebuah game free-to-play yang adiktif dan seru dalam Rapture: World Conquest. Game ini memang benar-benar terinspirasi dari Civilization dan Populous, namun juga tetap memiliki citarasa sendiri yang membuatnya unik. Inilah salah satu game strategi yang wajib untuk dimainkan dan berada di ponsel pintar milik Anda!

APLIKASI & GAME Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
ARTIKEL Terkini
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top