REVIEW

Global Outbreak, Gabungan X-COM dan Zombie Shooter yang Keren & Seru

Andy Chan   11 Nov 2017
Global Outbreak, Gabungan X-COM dan Zombie Shooter yang Keren & Seru

Dunia tengah diserang oleh zombie, kepanikan ada di mana-mana, dan para pemerintah dari semua negara terlalu sibuk dengan urusan masing-masing untuk bersepakat menyoal bagaimana cara untuk mengatasi para zombie tersebut. Di situlah, Anda sebagai pemilik dari pasukan privat khusus Blackhorne Industries turun tangan untuk mengatasi sumber dari masalah zombie tersebut. Ternyata, para zombie tersebut tercipta dari virus yang disebarkan oleh sebuah Outbreak Pod. Misi dari pemain sebagai pimpinan pasukan Blackhorne Industries adalah untuk menghancurkan seluruh Outbreak Pod tersebut sebelum para pemerintah mengambil langkah gampang dan meledakkan seluruh dunia dengan bom nuklir. Itulah kisah yang dibawakan dalam game berjudul Global Outbreak, sebuah game action shooter melawan zombie dengan elemen strategi buatan ShortRound Games.

Seperti yang sudah disebutkan tadi, Global Outbreak akan membawa pemain sebagai pemilik dari sebuah pasukan privat khusus, yang bertugas untuk membela Bumi dari virus mematikan. Pemain bakal mengendalikan satu tim pasukan khusus dalam sebuah medan tempur yang dilihat dari atas, dengan seluruh pengendalian yang menggunakan layar sentuh. Untuk menggerakkan pasukan tersebut, pemain cukup menyentuh layar di posisi yang diinginkan, maka tim pemain pun akan bergerak secara otomatis ke titik tersebut. Untuk membunuh para zombie, pemain hanya perlu melakukan swiping di atas target yang bersangkutan, dan tim pun akan menembakinya.

Ada sedikit combo yang bisa dilakukan dengan cara melakukan swiping di atas beberapa buah target, dan hal ini akan meningkatkan experience yang didapatkan oleh pasukan. Selain itu, pemain juga bisa melemparkan granat dengan menyentuh dan menarik icon granat ke target yang diinginkan, serta melakukan reload dengan cara menyentuh icon senjata.

Pemain harus senantiasa memperhatikan jumlah peluru yang dibawa serta health dari tim, karena kecuali menemukan Ammo atau Health Pack di medan perang, maka keduanya tidak akan bertambah selain membawa tim pulang ke markas untuk istirahat. Setelah pemain berhasil menghancurkan Outbreak Pod terakhir dalam sebuah lokasi, maka pemain pun bisa balik ke extraction point untuk memanggil helikopter dan pulang. Itulah sisi action dari game Global Outbreak.

Namun, pemain akan menghabiskan waktunya paling banyak di layar Bola Dunia, sebuah layar strategi yang tentunya tidak akan asing bagi para penggemar game X-COM. Di sinilah, pemain bisa membangun markas, membeli helikopter, menyewa pasukan, melakukan upgrade, melakukan riset, dan tentu saja, mengirimkan pasukan ke lokasi-lokasi yang genting, misalnya sebuah kota yang sedang mengalami outbreak.

Pemain juga bisa mengambil misi-misi sampingan di layar Bola Dunia ini, seperti menyelamatkan satu tim dari kehancuran, atau pun mengevakuasi seorang ahli dari lokasi yang berbahaya. Di layar ini pula, pemain bisa melihat bagaimana infeksi virus menyebar, dari satu titik sumber ke kota-kota lainnya. Semakin banyak infeksi menyebar, maka semakin kuat pula sumber dari infeksi tersebut, sehingga pemain harus menghancurkan titik paling ujung dari infeksi tersebut untuk bisa memperlemah sumbernya dan pada akhirnya berhasil untuk menghancurkan inti infeksi.

Uniknya, apabila pemain menyalakan GPS di awal permainan, maka Global Outbreak akan menyusun cerita dari game-nya sesuai dengan lokasi GPS yang tersedia. Tapi, kalau misalnya tidak, pemain pun bisa secara acak menentukan titik awal permainan sampai menemukan lokasi yang diinginkan, baik itu Tokyo, Sidney, California, mau pun kota-kota lainnya di berbagai belahan dunia.

Segala sesuatu yang dilakukan oleh pemain bakal membutuhkan waktu. Ini termasuk dengan perjalanan helikopter menuju lokasi huru-hara, riset, upgrade, dan lainnya. Masalahnya, yang biasanya terjadi pada game-game seperti ini, seluruh timer akan berjalan meski pun game-nya sedang dimatikan. Namun, untuk Global Outbreak, waktu hanyalah akan berjalan apabila game-nya sedang menyala. Karena, menurut developer-nya, hal ini untuk menghindari terjadi game over karena pemain absen dalam waktu yang lama.

Alasannya cukup fair. Karena, memang ada batasan waktu sebelum akhirnya para pemerintah menjatuhkan bom nuklir selama dua hari. Namun, hal ini sejatinya tetaplah tidak cocok untuk sebuah game mobile, karena ini mengakibatkan pemain jadi harus benar-benar terfokus dalam memainkan game-nya. Memang, ada yang namanya fast-forward untuk mempercepat waktu, namun hal ini akan sangat terbatas. Dan, setelah habis, harus menunggu waktu untuk bisa mengisinya kembali. Untungnya, timer charge fast forward ini tetap akan berjalan meski pun game-nya sedang tidak dinyalakan. Jadi, pemain bisa melakukan fast forward setiap satu jam sekali.

Sebagai sebuah game mobile yang menggunakan grafis 3D, Global Outbreak tampil dengan cukup keren dan tetap ringan, tidak membutuhkan sebuah ponsel pintar yang berspesifikasi tinggi. Boleh dibilang, sisi action shooter dari Global Outbreak ini benar-benar terlihat seru, dengan backdrop kota hancur yang dipenuhi oleh zombie. Semakin tinggi level infeksinya, maka semakin banyak pula zombie yang siap untuk menghabisi pasukan Anda. Game-nya juga dihiasi lagu yang cukup mencekam, lengkap dengan efek-efek suara yang menambah atmosfer peperangan melawan zombie.

Dibilang sebuah game free-to-play, Global Outbreak memang tidaklah mengecewakan. Tidak ada iklan yang mengganggu, juga tidak membutuhkan koneksi Internet sama sekali untuk dimainkan. Tapi, seperti yang sudah dibilang tadi, batasan waktu yang hanya berjalan ketika game-nya menyala ini cukup menyebalkan. Bayangkan, ada game PC atau konsol seperti X-COM yang hanya bisa menggunakan Fast Forward setiap satu jam sekali, permainan pun akan jadi terasa sangat terganggu, bukan? Ini pun masih ditambah dengan berbagai macam mikrotransaksi. Misalnya, pembelian batangan emas yang bisa digunakan untuk membayar tombol Fast Forward, juga bisa untuk mempercepat waktu tunggu, dan sebagainya. Metode free-to-play dari ShortRound Games ini boleh dibilang tidaklah begitu friendly terhadap pemainnya.

Secara garis besar, Global Outbreak ini menyebalkan untuk dimainkan karena developer-nya dengan sengaja membuat game-nya jadi kurang asyik untuk dimainkan kecuali Anda membayar mahal demi kemudahan permainan. Tapi, apabila Anda tidak keberatan dengan waktu tunggu selama beberapa jam setiap sesi bermain, maka Global Outbreak merupakan kombinasi X-COM dan Zombie Shooter yang keren dan seru untuk dimainkan.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top