NEWS

Grand Launching Oorth, Aplikasi Media Sosial Karya Anak Negeri

Pakde   09 Oct 2017
Grand Launching Oorth, Aplikasi Media Sosial Karya Anak Negeri

Hari Sabtu (7/10/2017) lalu menjadi hari bersejarah bagi dunia teknologi dan informasi Indonesia. Pasalnya, pada tanggal tersebut, telah resmi diluncurkan sebuah aplikasi media sosial buatan anak negeri, yang diberi nama Oorth. Berlokasi di Ice Palace Lotte Shopping Avenue, acara yang dibuka dengan hiburan musik dan pantomim tersebut mendapat sambutan meriah.

"Masyarakat Indonesia tidak hanya butuh chat saja, masyarakat Indonesia tidak hanya butuh update status saja. Namun, masyarakat Indonesia membutuhkan sebuah integrasi media sosial yang lebih baik," ungkap Krishna Adityangga, CEO (Chief Excecutive Officer) Skynosoft Portal Prime selaku perusahaan pengembang aplikasi Oorth pada saat acara pembukaan. Oleh karena itu, Oorth dibuat dengan menyesuaikan empat budaya sosial khas Indonesia, yaitu 3S (Senyum-Sapa-Salam), Gotong Royong, Woro-woro (pengumuman), dan Iuran.

Krishna mengembangkan Oorth bersama dua orang rekannya, yaitu Mulyono Herman dan Dhanny Ardiansyah. Aplikasi ini mulai dibuat konsepnya sejak 3 bulan yang lalu, tepatnya saat bulan Ramadhan 2017. Meski hanya dalam waktu yang relatif singkat, namun Oorth telah memperkenalkan versi beta melalui roadshow dan community gathering di 5 kota, yaitu Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya, dan Bandung, sebelum akhirnya melakukan grand launching di Jakarta pada Sabtu lalu.

Fitur utama aplikasi Oorth adalah fitur chat, timeline status, komunitas, dan donasi. Pengguna dapat mendaftar ke suatu komunitas atau membuat komunitas baru. Komunitas ini nantinya akan melalui proses verifikasi terlebih dahulu, salah satunya adalah verifikasi kartu identitas, sehingga dapat menghindari akun palsu. Melalui komunitas ini, para pengguna dapat berinteraksi dengan pengguna lainnya.

Fitur lainnya yang menjadi keunggulan dari Oorth adalah fitur donasi. Melalui fitur ini, pengguna dapat melakukan top-up saldo pada digital wallet. Selanjutnya, pengguna dapat mendonasikan saldo tersebut melalui berbagai kegiatan yang dibuat oleh komunitas. Contohnya, komunitas Palang Merah membuat kegiatan donasi untuk donor darah. Pengguna dapat mendonasikan saldonya untuk kegiatan tersebut.

Selain Palang Merah Indonesia, Oorth juga telah bekerja sama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional), Pita Kuning, dan ISCO (Indonesian Street Children Organization) untuk penyaluran donasi. Hingga acara peluncuran kemarin, jumlah pengguna Oorth sudah mencapai 2000 orang dengan 300 komunitas yang mendaftar. Bahkan, ada pengguna Oorth versi beta yang berasal dari Singapura, Hongkong, dan Malaysia.

Dalam menghadapi persaingan dan perkembangan teknologi, Mulyono Herman selaku CIO (Chief Information Officer) Skynosoft mengatakan bahwa continuous improvement adalah kuncinya. Pria yang juga berprofesi sebagai dosen IPB (Institut Pertanian Bogor) itu menambahkan bahwa perubahan teknologi berlangsung dengan sangat cepat. Oleh karena itu, Oorth akan berusaha untuk selalu mengikuti perkembangan tanpa menghilangkan nilai-nilai sosial budaya Indonesia yang menjadi unsur utama dari Oorth.

Apps Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top