REVIEW

Juragan Wayang, Hero Battle Parodi Indonesia

by Anduril | 08 Sep 2017
Juragan Wayang, Hero Battle Parodi Indonesia

Sebelum membaca review ini secara lebih jauh, kami terlebih dahulu ingin menekankan bahwa gameplay Hero Battle atau Hero Clash sejatinya adalah sebuah gameplay yang mudah untuk dibuat, dan sudah ratusan atau bahkan ribuan kali dirilis di smartphone. Salah satu hal yang membedakan Juragan Wayang dengan game-game lainnya yang sejenis adalah banyaknya karakter parodi Indonesia di dalamnya. Jadi, kalian pun bisa bertemu dengan berbagai plesetan dari para artis lokal hingga setan-setanan yang telah banyak beredar di Tanah Air kita tercinta ini.

Karena bertemakan Hero Battle atau Hero Clash, maka kalian akan berperan sebagai salah satu summoner yang akan memanggil berbagai hero ke dalam pertarungan. Hero-hero ini sendiri memiliki ongkos, waktu cooldown, dan kekuatan yang berbeda-beda. Maka, inti utama untuk memenangkan pertarungan dalam Juragan Wayang adalah memanggil hero yang tepat dan di saat yang tepat pula.

Game ini bersifat semi online. Jadi, dalam mode battle utama, kita bisa memainkannya tanpa harus terkoneksi dengan Internet. Jaringan Internet barulah benar-benar akan terpakai ketika kita bertempur dengan pemain-pemain lainnya. Dalam mode online tersebut, kita bakal dituntut untuk memenangkan trophy dengan sebanyak-banyaknya agar bisa naik ranking. Selain itu, ada pula mode Unlimited untuk mendapatkan uang koin dengan cepat.

Seperti yang juga telah disebutkan sebelumnya, bahwa kita dalam game ini akan dipertemukan dengan berbagai macam karakter plesetan yang dikelompokkan berdasarkan klan-klan tertentu. Misalnya saja, Wayang yang terdiri dari Gareng, Petruk, Bagong, dan Semar. Atau, Jagoan Legendaris, yang terdiri dari Gundala, Pitung, Wiro Sableng, dan Si Buta dari Gua Hantu.

Sejauh ini, Binarystudio 54 juga telah memberikan update klan baru yang bernama klan Jawara untuk kalian panggil ke dalam pertarungan. Terdapat empat karakter yang tergolong sebagai anggota klan Jawara ini. Mereka adalah Leak, Jaka Sembung, Cepot, dan Kuproy (Kuli Proyek).

Setiap karakter yang tersedia dalam Juragan Wayang mempunyai kemampuannya masing-masing. Ada yang sifatnya sebagai tanker (lambat, namun memiliki health yang besar), ada pula penyerang jarak dekat, dan juga penyerang jarak jauh.

Selain itu, setiap karakter pun ada yang memiliki properti normal (bisa ditemukan dengan mudah), ada yang langka (sedikit sulit untuk ditemukan), dan terakhir adalah yang bersifat legenda (hanya bisa ditemukan dalam chest atau peti tertentu). Tujuan utama sebenarnya dari kita dalam permainan adalah memperkuat karakter-karakter ini, agar kita bisa lebih dimudahkan dalam mengalahkan musuh-musuh yang ada. Setiap kali meraih kemenangan, maka kita pun akan mendapatkan chest yang berisi kartu atau hero, yang bakal dibutuhkan untuk melakukan proses upgrade.

Game ini menyediakan sistem VIP, yang layaknya bisa kita temui dalam game-game yang berasal dari negeri Tiongkok. Semakin tinggi VIP kalian, maka semakin besar juga bonus yang bisa kalian dapatkan. Kalau boleh melancarkan protes, sistem ini sebenarnya sangat menodai keseimbangan dalam sebuah game dan telah mulai ditinggalkan oleh para developer lain. Pada intinya, semua bakal dikembalikan lagi ke para pemainnya, apakah mereka merasa keberatan dengan sistem VIP ini atau tidak. Bila kalian keberatan, sebaiknya tinggalkan game dengan sistem tersebut. Tapi, bila kalian tidak keberatan, silakan meneruskan permainan.

Grafis yang ditawarkan pun terbilang cukup bagus untuk ukuran sebuah game Indonesia. Game Juragan Wayang ini sepenuhnya menggunakan grafis 2D yang cukup eye-catchy, terutama untuk urusan parodi karakter. Selain itu, animasi yang ada dalam game ini sudah cukup baik, meski kami meyakini bahwa aspek tersebut mungkin masih bisa ditingkatkan dengan lebih baik lagi.

Banyak sekali, hal-hal yang bisa diperbaiki dan dipoles dalam Juragan Wayang, seperti misalnya animasi yang lebih baik dan sistem IAP (in-app purchases) yang lebih seimbang (seperti menggunakan iklan berbonus IAP, misalnya). Sejatinya, game ini memiliki banyak potensi. Sekarang, hanyalah menjadi keputusan dari Binarystudio 54 yang harus memilih dalam mengembangkan Juragan Wayang ke depannya. Meraih profit yang besar, tapi malah cepat ditinggalkan dan dilupakan para pemainnya. Atau, mengarahkan game ini untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, sembari tetap terus dikenang dan dimainkan oleh gamer Indonesia mau pun internasional nantinya. Terlepas dari itu, kami memiliki harapan yang baik bagi Juragan Wayang di masa mendatang. Jadi, cobalah ikut memainkan game karya anak bangsa yang unik dan menarik ini.

APLIKASI & GAME Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
ARTIKEL Terkini
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top