NEWS

Inilah Dampak Penggunaan Internet yang Ekstrem pada Anak & Remaja

Dikdok   06 Jul 2017
Inilah Dampak Penggunaan Internet yang Ekstrem pada Anak & Remaja

Sebagai salah satu lembaga kebijakan pendidikan yang berbasis di Inggris, Education Policy Institute (EPI) baru saja merilis sebuah studi yang mengemukakan bahwa terdapat sebuah hubungan antara penggunaan internet dan media sosial secara ekstrem di kalangan remaja dengan kesehatan mental mereka.

Secara umum, studi ini menjelaskan bagaimana penggunaan internet yang berlebihan itu bisa menjadi penyebab dari penurunan kepuasan hidup, yang juga didefinisikan sebagai penyebab masalah mental.

Pada studi tersebut juga dipaparkan bagaimana pengaruh penggunaan internet dan media sosial bagi kalangan anak-anak dan remaja. Bahkan, dijelaskan pula menyoal penggunaan internet ekstrem seperti mereka yang menggunakan internet selama enam jam atau lebih. Inggris memiliki jumlah pemuda tertinggi yang melaporkan tingkat penggunaan ini, dengan Chili sebagai negara tertinggi kedua.

Melalui salah satu bagian dari studi yang berjudul Social Media and Children’s Mental Healt: a Review of the Evidence ini ditemukan sebuah fakta bahwa anak-anak serta remaja yang menghabiskan banyak waktunya untuk melakukan aktivitas online (selama tiga jam atau lebih) akan memiliki kemungkinan hingga dua kali lebih besar untuk melaporkan kesehatan mental.

Mayoritas dari para pengguna internet di kalangan anak-anak dan remaja dilaporkan menggunakan internet dan media sosial secara pribadi seperti di kamar tidur, dan secara mayoritas melaporkan kerap menggunakan smartphone setiap hari dalam seminggu.

Laporan tersebut juga menjelaskan lebih lanjut menyoal bagaimana penggunaan media sosial dapat memberikan beberapa resiko bagi anak-anak dan remaja. Beberapa di antaranya, yaitu kekhawatiran tentang waktu yang dihabiskan secara online; berbagi terlalu banyak informasi; berujung menjadi cyber-bullying; pengaruh media sosial terhadap citra tubuh; serta pencarian konten terlarang. Selain itu, pengguna internet berusia muda yang melakukannya secara ekstrem diketahui memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang menggunakannya secara cukup atau bahkan kurang.

Namun, bukan berarti bahwa internet dan media sosial dianggap menjadi hal buruk. Media sosial nyatanya juga memiliki banyak pengaruh positif bagi kehidupan anak muda, seperti meningkatkan hubungan sosial, membantu pekerjaan rumah, dan memungkinkan remaja dalam mengembangkan identitas mereka. Bahkan, remaja dengan masalah kesehatan mental juga dapat merasakan dampak positif dari penggunaan media sosial. Salah satunya yaitu dapat mencari dukungan di internet, baik melalui jaringan media sosial atau melalui pemberian saran dan dukungan konseling secara online.

Di kesimpulan, studi ini akhirnya ditutup dengan penjelasan bahwa dibutuhkan pengawasan yang baik bagi anak-anak dan remaja dalam mengakses jejaring internet dan media sosial.

Artikel Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top