REVIEW

Uniknya Game Bergrafis Jelek sekaligus Bagus, Upgrade the Game 2

Andy Chan   02 Jun 2017
Uniknya Game Bergrafis Jelek sekaligus Bagus, Upgrade the Game 2

Grafis adalah salah satu yang membuat sebuah game itu jadi bagus, demikianlah yang diungkap oleh sebagian gamer. Tidak salah, grafis yang cantik itu memang bisa membuat seseorang tertarik untuk mencoba sebuah game, dan bahkan belakangan bisa menjadi salah satu fans dari game tersebut. Namun, bagaimana dengan game yang grafisnya kurang memadai? Apakah mereka jadi tidak pantas untuk dicoba? Semua itu tentunya bakal kembali ke diri masing-masing gamer, dan apakah gameplay dari game-nya sendiri akan jadi menarik untuk mereka.

Seorang developer game bernama Adrian Pariente Carracedo dari Suduck pun mencoba untuk melakukan semacam terobosan dengan membuat sebuah game mobile yang diberi judul Upgrade the Game 2, game mobile kedua dari serial Upgrade the Game miliknya. Game mobile ini unik, karena memiliki grafis yang jelek dan bagus secara bersamaan. Kok bisa begitu?

Begitulah, Upgrade the Game 2 pada dasarnya merupakan sebuah game line defense, dimana pemain bakal diberikan sebuah area tertentu dengan garis di bagian bawahnya. Garis tersebut tidak boleh dilewati oleh musuh. Kalau tidak, pemain akan terkena damage. Dan, tiga kali terkena damage bakal mengakibatkan game over.

Untuk mencegah musuh sampai bisa menerobos garis tersebut, pemain pun harus mengebom mereka dengan menggunakan sejumlah bom yang terbatas. Dengan menyentuh sebuah posisi di layar, maka bom pun akan dijatuhkan di posisi tersebut. Bom-bom tersebut memiliki radius ledakannya masing-masing. Jadi, ada baiknya bagi pemain untuk menjatuhkan bom di posisi-posisi yang memiliki banyak musuh.

Bom ini akan melakukan proses regenerate seiring waktu. Namun, jika kurang taktis dalam pemakaiannya, maka bakal ada saatnya bagi pemain untuk kehabisan bom sebelum semua musuh berhasil dihabisi. Di samping bom-bom tersebut, juga tersedia beraneka senjata lain, seperti laser dan api, yang membutuhkan energi tersendiri untuk ditembakkan. Musuh-musuh yang hancur akan menjatuhkan uang dan energi. Dan, untuk bisa mengambil keduanya, ada dua collector yang siap memunguti benda-benda yang dijatuhkan musuh tersebut. Uang yang dikumpulkan bisa digunakan untuk melakukan upgrade senjata, misalnya menambahkan damage dari bom, menambah jumlah bom maksimum serta meningkatkan proses regenerasi bom agar bisa digunakan lebih cepat.

Grafis pada game mobile ini benar-benar jelek, bagaikan dibuat dengan menggunakan aplikasi MS Paint di komputer. Hanya kotak-kotakan yang sederhana saja. Demikian pula halnnya dengan beberapa efek suara dan lagu-lagunya yang menggunakan suara manusia asli yang sedang bersenandung. Semuanya bak dibuat secara amatiran, dan mungkin tidak terlalu sedap untuk dipandang.

Namun begitu, inilah yang menjadi fitur utama dari Upgrade the Game 2. Karena, baik grafis, efek suara, lagu, tampilan menu mau pun semua yang ada di dalam game-nya itu nyatanya bisa di-upgrade secara total. Selain digunakan untuk melakukan upgrade senjata, uang yang sudah dikumpulkan oleh pemain juga bisa digunakan untuk melakukan upgrade terhadap game-nya secara harafiah.

Misalnya, membeli upgrade lagu yang akan mengubah lagu-lagu dari sekedar suara manusia asli yang sedang bersenandung menjadi bermacam lagu keren yang menggunakan synthesizer. Atau, upgrade bom yang akan mengubah tampilan bom dari kotak hasil gambar dari aplikasi MS paint menjadi lebih bagus secara perlahan-lahan, dan bakal menjadi gambar bom yang bagus pada saat sudah di-upgrade secara full. Di sinilah, pemain akan ditantang untuk bermain demi mengumpulkan uang dan mengambil keputusan, apakah ingin game-nya menjadi lebih mudah dengan upgrade senjata, atau ingin game-nya lebih enak untuk dilihat dengan membeli upgrade grafis, suara, lagu, dan lainnya. Di sisi lain, hal ini juga bisa membuat game-nya tampil secara timpang. Misalnya grafis untuk musuh yang sudah cukup bagus, tapi tampilan bom masih berupa gambar kotak-kotakan ala aplikasi MS Paint, uang yang tampil pun berupa kotak-kotakan berwarna kuning berikut dengan interface ala game tahun 80'an. Unik, bukan?

Game mobile berukuran kecil (sekitar 25MB) ini ternyata juga lumayan adiktif, terutama dikarenakan elemen mengumpulkan uang yang bisa menjadikan game-nya lebih cantik. Tersedia lebih dari 200 level untuk diselesaikan, dan level-level tersebut pun bisa diulang untuk mendapatkan uang. Ada banyak jenis musuh yang disediakan untuk dibasmi, dan juga ada yang namanya Achievement untuk pemain lakukan. Achievement di sini tidak hanya hiasan saja, karena juga menghasilkan uang. Maka, tidak ada salahnya untuk mencoba game gratis nan unik ini di mobile Anda, apalagi game-nya juga tidak membutuhkan koneksi Internet, sehingga bisa dimainkan secara santai, kapan pun dan di mana pun.

KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Find us on social media
Add Friends
To Top