REVIEW

Vimala: Defense Warlords, Pertempuran Kerajaan Aranya yang Penuh Strategi

by EstuPW | 13 Apr 2017
Vimala: Defense Warlords, Pertempuran Kerajaan Aranya yang Penuh Strategi

Tahun ini, Vimala: Defense Warlords menjadi salah satu finalis dalam Google Indonesia Game Contest, yang bakal diselenggarakan pada tanggal 26 April 2017 nanti. Sejatinya, game mobile ini sudah dirilis dari tahun 2014 dan pernah mengikuti ajang Indie Prize Showcase di Casual Connect Asia 2015 yang diselenggarakan di Singapura.

Vimala: Defense Warlords adalah sebuah game strategi dalam balutan RPG. Terdapat dua mode yang bisa dimainkan, yaitu Skirmish dan Dungeon. Pada mode Skirmish, kalian akan berhadapan dengan kisah Kerajaan Aranya yang tengah dilanda peperangan. Kalian berperan sebagai seorang jenderal yang ingin mempersatukan kerajaan tersebut. Untuk melakukannya, kalian harus menaklukkan satu demi satu daerah yang ada dan mengalahkan siapa pun yang menghadang.

Skrimish akan membuat kalian berkutat pada dua tampilan, yaitu tampilan peta dan pertarungan. Di peta, kalian bisa melihat benteng-benteng yang telah kalian kuasai, milik pihak netral, dan milik musuhmu. Terdapat beberapa grup yang bisa kalian lawan sekaligus dalam satu misi. Masing-masing grup saling bermusuhan, sehingga kalian bisa saja membuat mereka saling bertempur sementara kalian duduk manis demi melihat perang tanding yang terjadi.

Sementara itu, mode Dungeon menawarkan gameplay yang lebih sederhana. Kalian bisa memilih enam personel untuk melawan gelombang musuh. Pada gelombang tertentu, kalian akan melawan bos yang bakal memberikan hadiah Zamrud. Semakin lama kalian memainkan Dungeon, maka level musuh, bos, dan hadiah yang bisa diperoleh juga akan semakin tinggi.

Saat berada di peta, kalian bisa melakukan beberapa aksi, seperti memasukkan garnisun ke dalam sebuah benteng, menyerang musuh, membeli dan melakukan upgrade pasukan hingga mengeksekusi taktik.

Pertarungan di Vimala: Defense Warlords berjalan secara turn-based. Pertarungan ini terjadi ketika kalian menyerang benteng musuh atau sebaliknya. Jika kalian menang, maka serangan atau pertahananmu berhasil dan benteng yang bersangkutan akan tetap atau berubah jadi milikmu.

Kalian bisa membawa enam unit, termasuk dua hero yang kalian pilih di awal misi. Keenam unit ini bisa kalian susun ke dalam sebuah formasi tiga baris yang masing-masingnya bakal diisi sebanyak dua unit.

Baris pertama sebaiknya dihuni oleh unit dengan HP atau evade yang tinggi, karena baris ini bisa diserang oleh musuh dari seluruh jarak serangan. Baris kedua bisa diisi dengan unit yang memiliki HP yang lebih rendah, serangan jarak jauh, atau support bagi tim. Di baris ketiga, kalian bisa menempatkan personel cadangan yang dapat menggantikan anggota yang sekarat atau mengubah strategi.

Bagi penyuka RPG klasik dengan sistem pertarungan turn-based, gameplay Vimala: Defense Warlords akan terasa sangat adiktif. Tingkat kesulitan yang tinggi akan membuat semua pecinta RPG klasik bakal tertantang, dan mencoba strategi demi strategi untuk mengalahkan musuh. Bila diperlukan, kalian juga harus rela untuk melakukan grinding demi mengumpulkan zamrud (hijau) dan safir (biru) untuk bisa mendapatkan item baru yang lebih kuat dan juga karakter baru.

Kalian bisa mendapatkan senjata dengan berbagai level. Mulai dari common, uncommon, rare, epic, legend hingga godlike. Setiap level, kecuali legend dan godlike, bisa didapatkan melalui penukaran zamrud dengan peti harta. Untuk mendapatkan item legend dan godlike, kalian harus melakukan fusion alias penggabungan atas dua buah item yang sama. Namun, fusion ini lagi-lagi memiliki presentasi kegagalan yang cukup tinggi.

Musik pada Vimala: Defense Warlords sangat luar biasa. Musik-musik tersebut berhasil membawa suasana heroik ke dalam game. Sebaliknya untuk urusan grafis, Vimala: Defense Warlords terasa sedikit kuno. Kami memang tidak akan protes dengan artwork yang disajikan oleh Masshive Media, tetapi animasi di dalam game-nya dibuat seperti tanpa energi dan semangat. Hasilnya, kami seringkali jadi mengantuk ketika memainkan game ini, padahal kami sangat menyukai RPG turn-based.

Bila kalian menyukai RPG klasik yang dilengkapi dengan pertempuran panjang dan penuh strategi, maka kalian akan menyukai Vimala: Defense Warlords. Masalah animasi yang terlihat sangat lawas, merupakan masalah yang sangat minor. Jadi, janganlah membiarkan hal tersebut jadi mengganggu proses grinding kalian sepanjang permainan.

APLIKASI & GAME Terkait
KOMENTAR & SHARE ARTIKEL
JurnalApps
Jurnal Apps adalah website media yang fokus dalam membahas segala hal yang berkaitan dengan aplikasi mobile. Jurnal Apps berisi informasi review, bedah produk, berita terbaru dan video aplikasi untuk mobile.
Hubungi Kami

Menara Anugrah 20th Floor - Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Lot 8.6-8.7. Kawasan Mega Kuningan Jakarta Selatan 12950. Indonesia

+62 21 5785 3978

redaksi@jurnalapps.co.id

Follow Us
To Top